Selasa, 07 Januari 2014

Obat-obatan Yang Dapat Menyebabkan Impotensi




Jika Anda mengalami masalah ereksi, dimana Anda tidak dapat mencapai dan mempertahankan ereksi saat mendapat rangsangan seksual, dapat dikatakan Anda mengalami impotensi. Impotensi dapat disebabkan berbagai hal, termasuk masalah psikologis dan fisik. Stres, depresi, atau marah adalah masalah psikologis yang dapat menyebabkan impotensi. Sementara untuk faktor fisik, kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, kolesterol tinggi, darah tinggi, kanker, dan berbagai masalah yang berhubungan dengan atherosklerosis juga dapat menyebabkan impotensi. Selain kedua penyebab tersebut, impotensi juga dapat disebabkan karena penggunaan obat-obatan tertentu.

Ada sejumlah obat resep dan obat-obatan over-the-counter (obat warung) yang dapat menyebabkan impotensi (disfungsi ereksi). Obat-obatan yang ditujukan untuk mengobati kondisi medis tertentu mungkin memiliki efek samping yang menyebabkan impotensi atau meningkatkan risiko impotensi.

Agar Anda lebih waspada dalam menggunakan obat-obatan, saya akan menuliskan beberapa obat yang dapat menyebabkan impotensi. Berikut adalah tabel daftar obat-obatan yang berisiko menyebabkan impotensi.
 
DAFTAR OBAT YANG DAPAT MENYEBABKAN IMPOTENSI (DISFUNGSI EREKSI)
JENIS OBAT
NAMA GENERIK DAN MEREK
Diuretik dan obat-obatan tekanan darah tinggi
Hydrochlorothiazide (Esidrix,HydroDIURIL)
Obat Antidepresan, anti-kecemasan obat, dan
obat antiepilepsi
Fluoxetine(Prozac), Tranylcypromine(Parnate), Sertraline(Zoloft), Isocarboxazid(Marplan,)Amitriptyline(Elavil), Amoxipine(Asendin), Clomipramine(Anafranil), Desipramine(Norpramin), Nortriptyline(Pamelor), Phenelzine(Nardil), Buspirone(Buspar), Chlordiazepoxide(Librium), Clorazepate(Tranxene), Diazepam(Valium), Doxepin(Sinequan), Imipramine(Tofranil), Lorazepam(Ativan), Oxazepam(Serax), Phenytoin(Dilantin)
Antihistamin

Dimehydrinate(Dramamine), Diphenhydramine(Benadryl), Hydroxyzine(Vistaril), Meclizine(Antivert), Promethazine(Phenergan)
Obat anti-inflamasi non-steroid

Naproxen (Anaprox, Naprelan, Naprosyn, Indometasin(Indocin)
Obat Penyakit Parkinson
Biperiden(Akineton), Benztropine(Cogentin), Trihexyphenidyl(Artane), Procyclidine(Kemadrin), Bromocriptine(Parlodel), Levodopa (Sinemet)
Antiarrythmics
Disopiramid (Norpace)
Histamin H2 antagonis reseptor

Cimetidine (Tagamet) nizatidine(Axid) Ranitidine (Zantac)
Relaksan otot
Cyclobenzaprine (flexeril), orphenadrine (Norflex)

Flutamide (Eulexin), Leuprolid(Lupron)
Obat kemoterapi
Busulfan (Myleran), Cyclophosphamide (Cytoxan)

Jika Anda mengalami impotensi atau ED, dan mencurigai bahwa impotensi disebabkan oleh obat-obatan yang Anda konsumsi, jangan hentikan penggunaan obat tanpa pemberitahuan dokter. Jika memang masalah terus berlanjut, dokter mungkin akan memberikan resep obat yang berbeda.
Selain obat-obatan medis, obat-obatan atau zat-zat yang disalahgunakan juga dapat menyebabkan impotensi. Zat-zat tersebut antara lain :
  • Alkohol
  • Barbiturat
  • Amfetamin
  • Methadone
  • Kokain
  • Opiat
  • Ganja
  • Nikotin
Meskipun obat-obatan diatas secara klinis terbukti dapat menyebabkan impotensi, namun banyak produsen obat yang tidak mencantumkan efek samping tersebut dalam kemasannya. Jadi Anda harus waspada, terlebih dengan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Obat-obatan tersebut tidak hanya mempengaruhi dan menekan sistem saraf pusat, namun juga dapat menyebabkan kerusakan serius pada pembuluh darah, sehingga menyebabkan impotensi secara permanen.

0 komentar:

Posting Komentar